Wednesday, December 30, 2015

Resensi Buku motivator

Resensi buku
Judul              : Biografi Bill Gates
Pengarang      : M. Luthfi Rahmadi
Kata                : 1000+-
Link                : www.mazvi.com
Harga             : Free

William Henry Gates III lahir di Seattle, Washington, 28 Oktober 1955, lebih dikenal sebagai Bill Gates, adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates. Ia menempati posisi pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007), namun sejak 5 Maret 2008 berada di posisi ketiga setelah pebisnis AS Warren Buffett dan pebisnis Meksiko Carlos Slim HelĂș.
Bill Gates dilahirkan di Seattle, Washington dari William Henry Gates, Jr., seorang pengacara, dan Mary Maxwell, pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell dan anggota Tingkat Nasional United Way. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, tetapi didrop out.
William Henry Gates III lahir pada tahun 1955, anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington. Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur sebelas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.
Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin  ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada intinya ini sebuah mesin ketik yang selanjutnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan kepada komputer; jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu ber-jam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. "Dia adalah seorang nerd”, sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.
Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai "era komputer di rumah-rumah" dan mereka berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.
Semasa ia belajar di Harvard, ia dan Paul Allen menulis perangkat lunak Altair BASIC untuk Altair 8800 dalam dasawarsa 1970. Altair merupakan komputer pribadi pertama yang sukses. Diberi inspirasi oleh BASIC, sebuah bahasa komputer yang mudah dipelajari dan ditulis di kolese Dartmouth untuk mengajar, versi Gates dan Allen kemudian menjadi Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Microsoft Basic pada nantinya dijadikan Microsoft QuickBasic. Versi Microsoft QuickBasic yang dijual tanpa kompiler QuickBasic dikenal sebagai QBasic. QuickBasic juga dijadikan Visual Basic, yang masih popular hingga masa sekarang.
Dalam awal dasawarsa 1970, Gates menulis Surat Terbuka kepada Penghobi, yang mengejutkan komunitas yang mempunyai hobi pada komputer dengan menyatakan bahwa ada pasaran komersial untuk perangkat lunak/software dan bahwa software tidak layak dikopi  dan  digandakan  tanpa  izin  penerbitnya.  Pada  masa  itu,    komunitas tersebut dipengaruhi kuat oleh dasar radio hamnya dan etika hacker, yang berpendapat bahwa innovasi dan pengetahuan patut dibagi oleh komunitas pengguna komputer. Gates kemudian mendirikan Microsoft Corporation, salah satu perusahaan paling sukses di dunia, dan memimpin arah kepada pembukaan industri software komputer.
Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik untuk caranya berdagang. Satu contoh ialah MS-DOS. Pada akhir dasawarsa 1970, IBM berencana untuk memasuki pasaran komputer personal dengan komputer personal IBM, yang diterbitkan pada 1981. IBM memerlukan sistem operasi untuk komputernya, yang direncanakan dapat mencakup dan mengelola arkitektur 16-bit oleh keluarga chip x86 Intel. Setelah berunding dengan sebuah perusahaan lain (Perusahaan Digital Research di California), IBM bertanya kepada Microsoft. Tanpa memberitahu tentang ikatan mereka dengan IBM, eksekutif-eksekutif Microsoft membeli sebuah system operasi x86 dari perusahaan Seattle Computer seharga $50,000. (Ada kemungkinan Microsoft dilarang IBM untuk memberitahukan tentang ikatannya kepada orang awam) Microsoft kemudian melisensikan sistem operasi ini ke IBM (yang menerbitkannya dengan nama PC-DOS) dan bekerja dengan perusahaan komputer untuk menerbitkannya dengan nama MS-DOS, pada setiap system komputer yang dijual.
Rencana Microsoft amat sukses tetapi digugat oleh Seattle Computer karena Microsoft tidak memberitahukan mengenai ikatannya dengan IBM untuk membeli system operasi itu dengan murah; oleh sebab ini, Microsoft membayar uang kepada Seattle Computer, tetapi tidak mengakui kesalahannya. Reputasi Gates kemudian lebih diburukkan oleh tuntutan dakwaan monopoli oleh Departemen Keadilan A.S. dan perusahaan- perusahaan individu yang menentang Microsoft dalam akhir dasawarsa 1990.
Dalam dasawarsa 1980 Gates gembira atas kemungkinan penggunaan CD-ROM sebagai media penyimpanan dokumen, dan mensponsori penerbitan buku CD-ROM: The New Papyrus yang mempromosikan ini.
Tidak dapat disangkal bahwa Bill Gates telah melakukan beberapa kesalahan dalam bisnis softwarenya. Hal ini terbukti dengan  beberapa dakwaan yang diarahkan kepadanya berkaitan dengan cara - cara bisnis yang melanggar undang-undang bisnis Amerika Serikat, misalnya monopoli Internet Explorer pada sistem operasi Windows.
Pada tahun 2000, Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO dan memandatkannya kepada kawan lamanya, Steve Ballmer. Gates kemudian memilih untuk kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu sebagai pencipta perangkat lunak. Kini Bill Gates menjadi Kepala Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaannya sendiri, Microsoft Corp.
Dalam kehidupan pribadinya, Gates menikah dengan Melinda French pada 1 Januari 1994. Mereka mempunyai tiga orang anak, Jennifer Katharine Gates (1996), Rory John Gates (1999) and Phoebe Adele Gates (2002).
Dengan istrinya, Gates telah mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation, sebuah yayasan sosial filantropi. Para kritikus mengatakan ini merupakan pembuktian terhadap kemarahan orang banyak tentang atas praktik monopoli dan adikuasa perusahaannya, tetapi mereka yang dekat dengan Gates berkata bahwa ia telah lama berencana untuk menyumbangkan sebagian besar hartanya. Pada tahun 1997 koran Washington Post menyatakan bahwa "Gates telah menyatakan bahwa dia memutuskan untuk menyumbangkan 90 persen daripada hartanya semasa dia masih hidup."  Untuk meletakkan ini dalam perspektif yang benar, sumbangan ini, walau apa sebabnya, telah menyediakan uang yang amat diperlukan untuk beasiswa universitas kaum minoritas, menentang AIDS dan sebab-sebab lain, kebanyakannya isu-isu yang biasa tidak dipedulikan oleh komunitas penderma, seperti penyakit-penyakit yang biasa kita lihat di dunia ketiga. Dalam bulan Juni 1999, Gates dan istrinya mendermakan $5 milyar kepada organisasi mereka, pendermaan yang paling besar dalam dunia oleh individu-individu yang hidup.
Pada tahun 1994, ia membeli Codex Leicester, sebuah koleksi naskah manuskrip Leonardo da Vinci; pada tahun 2003 koleksi ini dipamerkan di Museum Seni Seattle.
Pada tahun 2005, Gates menerima penghargaan kesatriaan (Knight Commander of the Order of the British Empire Kehormatan) dari Ratu  Elizabeth II. Pada 27 Juni 2008, Gates mengundurkan diri dari sebagian besar jabatannya di Microsoft (namun tetap bertahan sebagai ketua dewan direktur) dan mengkonsentrasikan diri pada kerja kedermawanan melalui yayasan yang didirikannya, Yayasan Bill & Melinda Gates. "One thing I love about this [decade] is this is a period where the reality is driving the expectation." Bill Gates, 2004.

Resensi Buku bebas

Resensi buku
Penerbit          : Zed Books Ltd, 7 Cynthia street, London N1 9JF, UK, 2003
ISBN               : 1-56751-374-3
Pengarang      : William Blum
Tebal              : 308 hal.
Harga             : Rp. 325.000

Rouge State, A Guide to the World’s only Superpower
            Sudah banyak buku tentang AS, negeri yang sudah berusia lebih dari dua abad ini. Banyak juga yang sudah dikerjakan negeri yang pernah luluh lantak oleh perang saudara itu. Sekarang, di awal abad 21, Negara berwilayah besar ini menganggap dirinya sebagai satu negara Superpower di dunia. Dengan menganggap dirinya sebagai polisi dunia dan mempunyai hak veto di PBB, banyak yang menganggap AS bersikap sangat arogan dan sewenang-wenang terhadap penghuni bumi lainnya.
            Salah satunya adalah William Blum yang notabene adalah warga negaranya sendiri. Dengan tidak sungkan-sungkan, Blum yagn pernah menjadi pendiri Wasington Free Press, sebuah Koran underground yang terbit di Wasington DC pada akhir era 60-an dan bermaksud menentang kebijakan perang di Vietnam, menulis buku yang dari judulnya pun sudah sangat menusuk.
Tidak pernah sebelumnya dalam sejarah modem memiliki negara yang didominasi bumi sehingga benar-benar sebagai Amerika Serikat tidak hari ini ... Amerika sekarang Schwarzenegger politik internasional: pamer otot, menonjol, mengintimidasi ... Orang Amerika, dengan tidak adanya batas menempatkan mereka oleh siapapun atau apapun, bertindak seolah-olah mereka memiliki semacam cek kosong di mereka
"McWorld."
 Der Spiegel, majalah berita terkemuka Jerman, 1997 1
Amerika Serikat adalah baik.
Kami mencoba untuk melakukan yang terbaik di mana-mana.
Madeleine Albright, 1999 2

Sebuah dunia setelah dibagi menjadi dua kubu bersenjata sekarang mengakui satu-satunya dan unggul daya, Amerika Serikat. Dan mereka menganggap ini tanpa rasa takut. Untuk dunia mempercayai kami dengan kekuasaan, dan dunia adalah benar. Mereka mempercayai kami untuk menjadi adil, dan terkendali. Mereka mempercayai kami untuk berada di sisi kesusilaan. Mereka mempercayai kami untuk melakukan apa yang benar.
George Bush, 1992 3
Bagaimana mereka dapat memiliki arogansi mendikte kita di mana kita harus pergi atau negara yang harus teman-teman kita? Gadhafi adalah teman saya. Dia mendukung kami ketika kami sendirian dan ketika orang-orang yang mencoba untuk mencegah kunjungan saya di sini hari ini adalah musuh kami. Mereka tidak memiliki moral. Kita tidak bisa menerima bahwa negara mengasumsikan peran polisi dunia.
Nelson Mandela, 1997 4
 Ketika saya datang ke kantor, aku bertekad bahwa negara kita akan masuk ke dalam 21 abad masih lelucon terbesar di dunia untuk perdamaian dan kebebasan, demokrasi dan keamanan dan kemakmuran.
Bill Clinton, 1996 5
Penulis Kata Pengantar: Mengenai September 11, 2001 dan Bom yang Afghanistan Tak lama setelah penerbitan buku ini, peristiwa penting dari September 11, 2001 terjadi. Empat pesawat dibajak di Amerika Serikat dan teroris terus melakukan keluar serangan paling dahsyat di tanah Amerika dalam sejarah negara itu. Itu kerusakan fisik dan penderitaan pribadi yang disebabkan oleh serangan itu sangat besar. Di Selain menghukum para pelaku yang masih hidup, misi yang paling mendesak menghadapi Amerika Serikat adalah-atau seharusnya-untuk tidak mengizinkan apa yang kebetulan lewat tanpa berasal pelajaran penting dari itu untuk mencegah terulangnya nya. Jelas, yang paling bermakna dari pelajaran ini adalah jawaban untuk pertanyaan "Mengapa?" Hal ini terjadi bahwa bab pertama dalam buku ini berjudul "Mengapa Teroris Perlu Picking di Amerika Serikat? ". Ini berpendapat bahwa teroris-apa pun mereka mungkin-mungkin juga menjadi manusia yang rasional, yang mengatakan bahwa dalam pikiran mereka sendiri mereka memiliki rasional pembenaran atas tindakan mereka. Kebanyakan teroris adalah orang-orang sangat prihatin dengan apa yang mereka lihat sebagai ketidakadilan sosial, politik, atau agama dan kemunafikan, dan dengan alasan langsung terorisme mereka sering pembalasan atas aksi Amerika Serikat. Bab ini berisi daftar panjang tindakan AS seperti di Timur Tengah, yang memiliki diambil banyak nyawa, dari pemboman Lebanon dan Libya tenggelamnya seorang Iran kapal; dari penembakan turun dari pesawat penumpang Iran dan pemboman tak berujung rakyat Irak untuk dukungan despotik rezim Timur Tengah dan besar bantuan militer kepada Israel meskipun kehancuran dan penyiksaan rutin yang negara menimbulkan pada rakyat Palestina. Sebagai retribusi selama beberapa dekade militer, penindasan ekonomi dan politik yang dibebankan Timur Tengah dan penduduk mayoritas Muslim yang tinggal di sana dengan Amerika Empire, bangunan yang ditargetkan oleh teroris tidak dipilih secara acak. Pentagon dan World Trade Center mewakili kekuatan militer dan ekonomi dari Inggris Negara, sedangkan pesawat yang jatuh di Pennsylvania mungkin telah di jalan ke sayap politik, Gedung Putih. Perspektif bisa menjadi segalanya. Jika apa yang para pembajak lakukan dapat dimaafkan, itu tidak berarti bisa dijelaskan. Ini bukan hanya orang di Timur Tengah yang memiliki alasan yang baik untuk membenci apa yang AS Pemerintah tidak.
Amerika Serikat telah menciptakan sejumlah besar teroris potensial semua lebih Amerika Latin selama setengah abad tindakan Amerika jauh lebih buruk daripada mereka dilakukan di Timur Tengah. Jika Amerika Latin bersama keyakinan banyak Muslim bahwa mereka akan pergi langsung ke surga bagi martyring sendiri dengan membunuh Setan Besar, sekarang kita mungkin punya dekade horor teroris berulang yang datang dari selatan Perbatasan AS-Meksiko. Karena, selama bertahun-tahun wilayah ini telah menghasilkan sejumlah serangan pada Kedutaan Amerika, diplomat, kantor US Badan Informasi, dan sejenisnya. Ada juga orang-orang dari Asia dan Afrika. Banyak hal yang sama berlaku. Besarnya serangan 11 September adalah seperti bahwa media Amerika-yang segmen-yang serius atau boleh juga serius wajib menyelidiki daerah biasanya mereka lakukan tidak mengunjungi. Sejumlah surat kabar utama, majalah dan stasiun radio, di mereka quest untuk memahami "Mengapa?", tiba-tiba-atau begitulah tampaknya-menemukan bahwa Inggris Negara telah terlibat dalam tindakan seperti yang tercantum di atas dan banyak lainnya intervensi asing, selama beberapa dekade yang memang bisa menghasilkan gelar besar perasaan anti-Amerika. Ini adalah salah satu hasil positif dari tragedi itu. Ini "wahyu", bagaimanapun, tampaknya melarikan diri dari massa rakyat Amerika, sebagian besar dari mereka mendapatkan potongan-potongan mereka berita asing dari surat kabar tabloid, program radio terendah-common-denominator, dan  siaran TV dangkal. Jadi itu yang bukan curahan refleksi atas apa yang dilakukan Amerika Serikat ke dunia untuk membuatnya begitu membenci, ada pencurahan patriotisme tersempit jenis: anggota Kongres berdiri di tangga Capitol dan menyanyikan "God Bless Amerika ", toko cepat terjual habis saham mereka dari bendera Amerika, yang berkibar tinggi dan rendah ke arah apa pun yang tampak, penelepon untuk acara radio meludahkan racun dan haus darah, di hiburan dan olahraga peristiwa itu menjadi keharusan untuk memulai dengan upacara militer dan / atau patriotik, satu hampir tidak bisa mengambil koran atau menyalakan radio atau TV tanpa penghormatan kepada keberanian Amerika, dan semua orang dan sepupunya yang dibuat menjadi "pahlawan".
Fenomena ini terus, tidak mereda, dalam tahun 2002. Dan media Amerika yang serius segera kembali ke mode normal; yaitu, satu bisa teratur menemukan lebih signifikan dan mengungkapkan informa-tion mengenai kebijakan luar negeri AS di Makalah London, Guardian dan Independent, daripada di New York Times dan Washington Post. Kebanyakan orang Amerika merasa sulit dalam ekstrim untuk menerima dalil bahwa aksi terorisme melawan Amerika Serikat dapat dilihat sebagai balas dendam atas kebijakan Washington di luar negeri. Mereka percaya bahwa AS ditargetkan karena kebebasan, demokrasi, kekayaan. Pemerintahan Bush, seperti pendahulunya berikut aksi teroris lainnya, telah mendorong ini sebagai garis resmi sejak serangan. American Council Pengawas dan Alumni, sebuah kelompok pengawas konservatif yang didirikan oleh Lynne Cheney, istri wakil yang Presiden, dan Senator Joseph Lieberman, mengumumkan pada bulan November pembentukan Pertahanan Peradaban Dana, menyatakan bahwa "Itu tidak hanya Amerika yang diserang pada tanggal 11 September, tapi peradaban. Kami diserang bukan untuk keburukan kita, tapi untuk kami kebajikan. "1 Namun para pejabat pemerintah lebih tahu. Sebuah Departemen Pertahanan studi pada tahun 1997 menyimpulkan bahwa: "Data historis menunjukkan correla-tion yang kuat antara keterlibatan AS di internasional situasi dan peningkatan serangan teroris terhadap Amerika Serikat, "2 Mantan presiden Jimmy Carter, beberapa tahun setelah ia meninggalkan Gedung Putih, adalah ambigu dalam perjanjian dengan ini: Kami mengirim Marinir ke Lebanon dan Anda hanya harus pergi ke Libanon, Suriah atau ke Yordania untuk menyaksikan tangan pertama kebencian intens di antara banyak orang untuk Amerika Serikat karena kami dibom dan dikupas dan tanpa ampun membunuh sama sekali tidak bersalah desa-wanita dan anak-anak dan petani dan ibu rumah tangga-di desa-desa sekitar Beirut ... Sebagai hasil daribahwa ... kami menjadi semacam Setan dalam pikiran tbe dari orang-orang yang sangat marah. Itu adalah apa diendapkan penyanderaan kami [di Iran] dan yang wbat telah diendapkan beberapa serangan-yang teroris adalah benar-benar dibenarkan dan criminal.3 Para teroris yang bertanggung jawab atas pemboman asli dari World Trade Center kembali 1993 mengirim surat kepada New York Times yang menyatakan, sebagian: "Kami menyatakan kami tanggung jawab atas ledakan di gedung disebutkan. Aksi ini dilakukan di Tanggapan untuk dukungan politik, ekonomi, dan militer Amerika untuk Israel keadaan terorisme dan ke seluruh negara-negara diktator di kawasan itu. "4 Bukti lebih lanjut dari pemerintah dan media kesadaran hubungan antara anti-AS kebijakan terorisme dan Amerika ditawarkan dalam bab satu buku ini. Di seluruh dunia, pada hari tertentu, pria, wanita atau anak kemungkinan akan mengungsi,  disiksa, kitted atau "menghilang", di tangan pemerintah atau kelompok politik bersenjata. Lebih sering daripada tidak, Amerika Serikat berbagi disalahkan.
Amnesty International, 1996 6
Secara kritis, Blum mengkritik kebijakan pemerintahnya, terutama pasca Perang Dingin. Banyak kebijakan yang diakuinya sangat tidak tepat, oportunistis dan kadang menjadi blunder. Dengan sinis dia menulis bahwa AS memberi hadiah pada dunia sebuah kado berisi terroris Afghanistan yang sebetulnya adalah pasukan yang pernah di latihya. Dan kita tahu, saat ini AS kelabakan memburu orang-orang yang disebutnya terroris.
            Blum juga menjelaskan ”How to the CIA Sent Nelson Mandela to Prison for 28 Years.” Atau tentang kebijakan “SupportingPol Pot (dictator Kamboja)” dan kebijakan tentang “Senjata Pemusnah Massal” yang sangat kontroversial namun jarang diketahui public.

            Bagusnya, sebagai negara yang menjunjung tinggi demokrasi, Amerika tidak melarang penerbitan buku yang ditulis oleh warga negaranya sendiri dan sarat kritik ini.

Thursday, November 19, 2015

Kritik Jurnal

Judul : Desain Database Penjualan Barang
Penulis : Sandy Kosasi
Sumber : http://www.mdp.ac.id/jatisi/vol-1-no-2/JATISI_Vol_1_No_2_Maret_2015_5%20[175-187].pdf

Abstrak
Tujuan penelitian ini menghasilkan sebuah prototipe aplikasi sistem pemesanan makanan dan minuman yang lebih efisien dan efektif melalui perangkat mobile devices dalam menikmati sajian berbagai jenis makanan dan minuman dan kesempatan untuk meningkatkan hubungan personalisasi dengan pengunjung/pelanggan restoran secara online. Penelitian berbentuk survei dengan metode penelitian research & development (R&D). Untuk perancangan prototipe aplikasi menggunakan model agile dengan metode extreme programming dan pemodelan sistemnya menggunakan Unified Modeling Language (UML). Sistem aplikasi ini memiliki 3 interface utama yaitu, interface bagian pelayan (waitress), intreface dapur (chef) dan interface kasir (cashier). Ketiga modul ini saling berhubungan melalui proses integrasi database. Model perancangan arsitekturnya mendeskripsikan perangkat lunak disisi web server dan dan komputer client. Dalam pembuatan web server menggunakan perangkat apache, script PHP dengan dukungan database MySQL.
Kata Kunci: Aplikasi Pemesanan, Makanan dan Minuman, Extreme Programming, Mobile devices


1. Jenis penelitian berbentuk survei dengan metode penelitian research & development.

2.The Problems
a. Dalam jurnal ini permasalahan pengelolaan data makanan dan minuman dimana data yang tersimpan dalam bentuk file yang terpusat dalam server dan di proses oleh computer.

b. Dalam jurnal ini terdapat hipotesis, rumusan masalah, dan tujuan penelitian yang jelas.

c. Latar belakang jurnal ini ingin membuat pemesanan makanan & minuman oleh konsumen lebih meluas dan teratur.

d. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu perancangan sistem pemesanan makanan dan minuman menggunakan mobile devices.

e. Aspek penelitian meliputi perancangan formulir untuk permintaan barang, informasi data barang dan perancangan halaman utama. Pemilihan cara pengujian menggunakan data yang mudah diperiksa (easy values), data yang sederhana dan mudah dihitung (typical realistic values), data yang ekstrim (extreme values) dan data yang tidak diperbolehkan (illegal values).

f. Desain Penelitian
- Desain dalam jurnal ini sudah tepat dalam menjawab rumusan masalah jurnal.

- Berikutnya untuk menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar aplikasi (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa pesan yang digambarkan terhadap waktu menggunakan diagram sequence. Diagram sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait). Sequence diagram dapat digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah kegiatan untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan. Masing-masing objek, termasuk aktor, memiliki lifeline vertikal. Message digambarkan sebagai garis berpanah dari satu objek ke objek lainnya. Pada fase desain berikutnya, message akan dipetakan menjadi operasi/metoda dari class. Admin mengirim pesan berupa data input item kategori menu ke form kategori menu setelah itu form kategori menu mengirim pesan ke control kategori menu berupa get data kategori menu lalu data dibawa diproses validasi. Jika salah, control kategori menu akan mengirim pesan berupa item invalid ke form kategori menu dan control kategori menu akan mengirim pesan buka koneksi ke data kategori lalu diproses eksekusi query. Jika benar input item kategori menu, maka data kategori akan mengirim pesan valid ke control kategori menu dan control kategori menu mengirim pesan tutup koneksi ke data kategori.

- Dalam jurnal ini dilakukan kelompok control dan kelompok perlakuan sudah jelas dan tepat.

- Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan prototipe sistem pemesanan makanan dan minuman menggunakan mobile devices hanya terdiri dari 3 interface yaitu interface pelayanan, interface dapur dan interface kasir.


3. The Procedure
a. Perlakuan dalam pengumpulan data penelitian ini sudah di gambarkan secara jelas.

b. Penggambaran karakteristik dalam penelitian ini sudah jelas dan pembaca mungkin mudah memahami.

c. Melalui teknologi client/server dengan menggunakan platform android dapat menyediakan berbagai kelebihan dalam proses pemesanan makanan dan minuman menjadi lebih mudah dan cepat, menghindari kendala-kendala yang sering terjadi pada proses pemesanan dengan alat tulis (kertas dan pulpen), penyajian makanan dan minuman sesuai dengan pesanan, waktu pemesanan menjadi lebih cepat, meminimalisasi kekeliruan dan kerangkapan pemesanan, kesalahan perhitungan jumlah pembayaran, dan mengurangi waktu tunggu (antrian).

4. The Measurement
a. Alat bukti reliabilitas yang diberikan dalam penelitian sudah jelas sehingga terbukti ber-reliabitily tinggi.
b. Alat bukti validitas yang diberikan dalam penelitian sudah jelas sehingga tinggkat validitas tinggi.


5. The Interpretation
a. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan prototipe sistem pemesanan makanan dan minuman menggunakan mobile devices hanya terdiri dari 3 interface yaitu interface pelayanan, interface dapur dan interface kasir. Sistem aplikasi pemesanan makanan dan minuman menggunakan mobile devices ini dirancang dengan menggunakan bahasa PHP dan database MySQL. Sistem ini memiliki model arsitektur dengan fokus kepada kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs web terkait dengan World Wide Web. Model arsitektur ini mendeskripsikan rancangan dari perangkat lunak disisi web server dan komputer client. Web server menggunakan apache, script PHP dan database MySQL. Secara umum pengguna dari sistem aplikasi pemesanan makanan dan minuman menggunakan mobile devices ini adalah para karyawan dan pimpinan restoran.


Catatan: penelitian ini merupakan penelitian yang matang karena penelitian berikutnya, rancangan prototipe untuk sistem pemesanan makanan dan minuman menggunakan mobile devices ini dapat menggunakan koneksi dengan media wireless maupun dengan media kabel yang harus tetap stabil. Personil yang dilibatkan dalam manajemen konten dan pemeliharaan perlu memiliki pengetahuan dasar dibidang jaringan dan memahami dasar pemrograman website. Untuk sisi client, semua semua pemesanan menu makanan dan minuman dapat diakses melalui sebuah aplikasi yang berjalan pada berbagai platform perangkat mobile seperti Android, Symbian, IOS, dan lainnya.

Monday, November 2, 2015

Aplikasi administrator untuk Android

Pada jaman ini siapa yang tidak memiliki ponsel, handphone atau alat komunikasi probadi. Bahkan anak kecil pun juga punya,  dan pada umumnya handphone memiliki sistem operasi. Android salah satu sistem operasi yang paling banyak di gunakan sekarang, mungkin karena pecinta sistem operasi tersebut, atau mungkin tampilan antar-muka yang bagus, atau juga mungkin  harganya yang lebih murah dari sistem operasi lainnya.

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti Smartphone dan Tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.

Antarmuka pengguna Android didasarkan pada manipulasi langsung, menggunakan masukan sentuh yang serupa dengan tindakan di dunia nyata, seperti menggesek, mengetuk, mencubit, dan membalikkan cubitan untuk memanipulasi obyek di layar. Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.

Sistem operasi yang tersedia di handphone sekrang ini bermacam-macam, mulai dari iOS dari Apple, Android dari Google, Windows phone dari Microsoft dll. Android adalah salah satu sistem operasi yang sukses, karena tersedianya banyak macam aplikasi, dari mulai aplikasi kantor, hiburan, media sosial, tools, game, buku dll. Kebanyakan dari aplikasi tersebut tidak berbayar, jadi mungkin menjadi salah satu penyebab populernya sistem operasi ini. Tersedianya banyak macam aplikasi tersebut akan membuat user ingin mencoba sistem operasi itu dan membuat user merasa nyaman karena tersedianya macam-macam aplikasi.

Adiministrator pada android berguna jika kita kehilangan atau tidak mengetahui dimana handphone kita berada. Umumnya aplikasi administrator pada android bisa mengkunci handphone kita agar data milik user tetap aman & merubah kunci/password, membunyikan kencang suara handphone kita bila kehilangan disekitar atau lupa menaruhnya dimana. Beberapa dari aplikasi lain ada yang bisa menyembunyikan file di handphone, menghapus seluruh data di handphone dengan mengirimi perintah tertentu lewat sms dan tentunya bisa mengetahui dimana handphone kita berada memalui maps di internet. Sebelum menggunakan melakukan beberapa hal seperti mendaftarkan e-mail, no. telpon, dan pengaturan lainnya.

Cara bagaimana mengaktifkan administrator adalah pertama masuk ke pengaturan, lalu kebagian kemanan atau security, dan masuk ke device administrator. Di dalam device administrator akan menampilkan aplikasi administrator yang tersedia dalam handphone, umumnya akan aplikasi administrator bawaan android, apabila tidak ada bisa mengunduhnya di Play Store (tempat mengunduh aplikasi resmi android).
Saya ingin menambah fitur dari aplikasi administrator ini, fitur yang saya ingin tambahkan adalah sejenis fitur yang memantau. Walapun mungkin bisa mengganggu hal pribadi seseorang tapi mungkin bisa bermanfaat jika digunakan untuk hal yang positif. Contohnya seorang ibu yang khawatir dengan anaknya yang sering memainkan handphone setiap saat, dengan aplikasi ini sang ibu bisa memantau tanpa di ketahui sang anak.

Aplikasi ini akan membuat laporan apa saja file, aplikasi, link website yang dibuka si anak. Bila tujuan aplikasi tersebut untuk memantau prilaku si anak yang selalu memainkan handphone. Ada 3 tampilan laporan yang di berikan, report view, live report view, real-time report.

Report view, menyajikan laporan yang menampilkan file, aplikasi, dll. yang sudah dibuka di akhir pemakain atau di waktu yang sudah di atur sebelumnya untuk dikirim kepada si pemantau Laporan berupa lembaran teks dengan catatan waktu, aplikasi yang dibuka (background app, dan program app), dan nama file bila membuka media hiburan (musik, video, atau gambar).

Live report view memberikan laporan yang sama dengan report view tapi secara langsung pada waktu itu juga saat file atau aplikasi dibuka. Jadi laporan yang di terima satu per satu sesuai aplikasi, file yang sedang dibuka, tidak sekaligus seperti report view. Mungkin kenakalan anak remaja yang ketagihan bermain handphone bisa di cegah dengan fitur live report ini.

Real-time report memberikan gambaran langsung handphone seseorang yang sedang digunakan, seperti melihat video handphone yang sedang di pakai/di mainkan orang lain yang sedang membuka aplikasi, file atau sedang menjelajahi internet. Fitur ini sangat bagus dan bisa mengetahui dengan jelas sedang apa dia dengan handphone nya.

Tetapi banyak dari fitur tersebut yang pastinya akan di larang masuk ke Play Store, karena pastinya bertentangan dengan hak pribadi seseorang. Real-time report juga mempunyai banyak kelemahan yang sangat fatal, karena handphone yang sedang di rekam atau sedang di pantau akan berkerja berat membuat dan mengirim rekaman langsung kepada handphone yang mengawasi, dan juga butuh koneksi internet cepat agar gambar/ video jelas tersampaikan. Dan di android sebelum menginstal sebuah aplikasi akan ada ijin atau permission, tentang apa saja yang bisa dilakukan aplikasi tersebut sebelum penginstalan terjadi, dan dari situ user yang di pantau akan mengetahui kalau dirinya bisa terekspos (karena mungkin aplikasi ini akan meminta akses penuh terhadap kamera dan akses internet).

Mungkin untuk pengembangan yang lebih lanjut akan dibuat aplikasi yang lebih stabil, bisa di terapkan di personal computer (pc) dan sistem operasi lain. Dan untuk membuat pengembangan dari aplikasi ini bisa berlanjut maka untuk mendapatkan dukungan aplikasi ini akan dibuka untuk iklan, beberapa fitur akan dibuat khusus pembeli aplikasi versi premium dengan fitur yang penuh dan tanpa iklan.

Wednesday, July 29, 2015

Metode mengajar dosen

Untuk pendapat tentang metode dosen mengajar menurut saya sama seperti dosen softskill yang lain, cuma
untuk mendapat nilai A harus maju kedepan kelas untuk mempresentasikan tentang organisasi atau menunjukan
bakat seperti bernyanyi. Dan saya kurang menyukai metode ini

10 hal yang seharusnya ada & tidak ada di Gunadarma:

10 hal yang seharusnya tidak ada:
-ohp
-labsi
-presentasi yg menerangkan materi (karena seharusnya materi diterangkan oleh dosen, bkn mahasiswa)
-perokok di koridor gedung
-macet didepan kampus
-memakai baju putih hitam pada saat ujian utama
-kamar mandi yang bau
-dosen yang suka terlambat
-waktu kuliah yang terlalu lama
-absensi kelas manual

10 hal yang seharusnya ada & tidak ada di Gunadarma:

10 hal yang seharusnya ada:
-masuk area parkir menggunakan ktm, jadi hanya mahasiswa/i yang bisa masuk
-kantin resmi
-proyektor di setiap kelas
-locker pribadi
-musola disetiap gedung
-stop kontak lebih banyak di kelas
-toleransi ketidakharidan pada saat uts, uas dan uu, dgn melakukan ujian susulan
-sabun di setiap kamar mandi
-angkutan gratis khusus mahasiswa/i
-free highspeed wifi yang bisa dijangkau di dalam kelas

Saturday, May 23, 2015

Gaya Kepemimpinan

Gaya Kepemimpinan yang saya akan laksanakan ialah Liberal, karena  mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Walaupun berlawanan dengan mayoritas tapi banyak negara maju yang menggunakan gaya kepemimpinan ini, dengan alasan ini mungkin patut dicoba. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan

Dalam melaksanakan tugas kepemimpinan mempengaruhi orang atau kelompok menuju tujuan tertentu, kita pemimpin, dipengaruhi oleh beberapa factor. Faktor-faktor itu berasal dari diri kita sendiri, pandangan kita terhadap manusia, keadaan kelompok dan situasi waktu kepemimpina kita laksanakan. Orang yang memandang kepemimpinan sebagai status dan hak untuk mendapatkan fasilitas, uang, barang, jelas akan menunjukkan praktek kepemimpinan yang tidak sama dengan orang yang mengartikan kepemimpinan sebagai pelayanan kesejahteraan orang yang dipimpinnya. Factor-faktor yang berasal dari kita sendiri yang mempengaruhi kepemimpinan kita adalah pengertian kita tentang kepemimpinan, nilai atau hal yang kita kejar dalam kepemimpinan, cara kita menduduki tingkat pemimpin dan pengalaman yang kita miliki dalam bidang kepemimpinan.
Sebab yang terjadi bila implikasi manajerial kepemimpinan dalam organisasi adalah akan menciptakan kepemimpinan yang baik karna adanya proses manajemen yang direncakan, karena induk dari sebuah perusahaan adalah pemimpin jadi bila pemimpin nya berkualitas maka perusahaan tersebut akan menjukukan kualitasnya.

sumber: https://duniatugasasri.wordpress.com/2013/06/11/teori-dan-arti-penting-kepemimpinan/

Teori dan Arti Kepemimpinan

Arti penting pemimpin adalah arti penting dari sikap dan kewibawaan kita di mana kita berdiri.
ini sangat penting karna distiap lingkup kita harus memiliki jiwa kepemimpinan, seperti pria mereka harus memiliki jiwa kepemimpinan, karna mau tidak mau mereka akan jadi pemimpin diri sendiri, keluarga maupun ruang lingkupnya. jadi jiwa kepemimpinan harus kita tanamkan pada waktu dini agar kita terbiasa.

Genetic Theory

Pemimpin adalah dilahirkan dengan membawa sifat-sifat kepemimpinan dan tidak perlu belajar lagi. Sifat utama seorang pemimpin diperoleh secara genetik dari orang tuanya.

Traits theory

Teori ini menyatakan bahwa efektivitas kepemimpinan tergantung pada karakter pemimpinnya. Sifat-sifat yang dimiliki antara lain kepribadian, keunggulan fisik, dan kemampuan sosial. Karakter yang harus dimiliki seseorang manurut judith R. Gordon mencakup kemampuan istimewa dalam:
- Kemampuan Intelektual
- Kematangan Pribadi
- Pendidikan
- Statuts Sosial Ekonomi
- Human Relation
- Motivasi Intrinsik
- Dorongan untuk maju

Ronggowarsito menyebutkan seorang pemimpin harus memiliki astabrata, yakni delapan sifat unggul yang dikaitkan dengan sifat alam seperti tanah, api, angin, angkasa, bulan, matahari, bintang.

Behavioral Theory

Karena keterbatasan peramalan efektivitas kepemimpinan melalui trait, para peneliti mulai mengembangkan pemikiran untuk meneliti perilaku pemimpin sebagai cara untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan. Konsepnya beralih dari siapa yang memiliki memimpin ke bagaimana perilaku seorang untuk memimpin secara efektif.


Kegiatan manusia secara bersama-sama selalu membutuhkan kepemimpinan. Untuk berbagai usaha dan kegiatannya diperlukan upaya yang terencana dan sistematis dalam melatih dan mempersiapkan pemimpin baru. Oleh karena itu, banyak studi dan penelitian dilakukan orang untuk mempelajari masalah pemimpin dan kepemimpinan yang menghasilkan berbagai teori tentang kepemimpinan. 

Teori kepemimpinan merupakan penggeneralisasian suatu seri perilaku pemimpin dan konsep-konsep kepemimpinannya, dengan menonjolkan latar belakang historis, sebab-sebab timbulnya kepemimpinan, persyaratan pemimpin, sifat utama pemimpin, tugas pokok dan fungsinya serta etika profesi kepemimpinan (Kartini Kartono, 1994: 27).

Teori kepemimpinan pada umumnya berusaha untuk memberikan penjelasan dan interpretasi mengenai pemimpin dan kepemimpinan dengan mengemukakan beberapa segi antara lain : Latar belakang sejarah pemimpin dan kepemimpinan Kepemimpinan muncul sejalan dengan peradaban manusia. Pemimpin dan kepemimpinan selalu diperlukan dalam setiap masa. Sebab-sebab munculnya pemimpin Ada beberapa sebab seseorang menjadi pemimpin, antara lain:


a. Seseorang ditakdirkan lahir untuk menjadi pemimpin. Seseorang menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta didorong oleh kemauan sendiri.


b. Seseorang menjadi pemimpin bila sejak lahir ia memiliki bakat kepemimpinan kemudian dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman serta sesuai dengan tuntutan lingkungan.


Untuk mengenai persyaratan kepemimpinan selalu dikaitkan dengan kekuasaan, kewibawaan, dan kemampuan.
1. Teori-teori dalam Kepemimpinan


a) Teori Sifat
Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya.

Ciri-ciri ideal yang perlu dimiliki pemimpin menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) adalah: – pengetahuan umum yang luas, daya ingat yang kuat, rasionalitas, obyektivitas, pragmatisme, fleksibilitas, adaptabilitas, orientasi masa depan; – sifat inkuisitif, rasa tepat waktu, rasa kohesi yang tinggi, naluri relevansi, keteladanan, ketegasan, keberanian, sikap yang antisipatif, kesediaan menjadi pendengar yang baik, kapasitas integratif; – kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang, analitik, menentukan skala prioritas, membedakan yang urgen dan yang penting, keterampilan mendidik, dan berkomunikasi secara efektif.
Walaupun teori sifat memiliki berbagai kelemahan (antara lain : terlalu bersifat deskriptif, tidak selalu ada relevansi antara sifat yang dianggap unggul dengan efektivitas kepemimpinan) dan dianggap sebagai teori yang sudah kuno, namun apabila kita renungkan nilai-nilai moral dan akhlak yang terkandung didalamnya mengenai berbagai rumusan sifat, ciri atau perangai pemimpin; justru sangat diperlukan oleh kepemimpinan yang menerapkan prinsip keteladanan.


b) Teori Perilaku
Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Dalam hal ini, pemimpin mempunyai deskripsi perilaku:


* Perilaku seorang pemimpin yang cenderung mementingkan bawahan memiliki ciri ramah tamah,mau berkonsultasi, mendukung, membela, mendengarkan, menerima usul dan memikirkan kesejahteraan bawahan serta memperlakukannya setingkat dirinya. Di samping itu terdapat pula kecenderungan perilaku pemimpin yang lebih mementingkan tugas organisasi.


* Berorientasi kepada bawahan dan produksi perilaku pemimpin yang berorientasi kepada bawahan ditandai oleh penekanan pada hubungan atasan-bawahan, perhatian pribadi pemimpin pada pemuasan kebutuhan bawahan serta menerima perbedaan kepribadian, kemampuan dan perilaku bawahan. Sedangkan perilaku pemimpin yang berorientasi pada produksi memiliki kecenderungan penekanan pada segi teknis pekerjaan, pengutamaan penyelenggaraan dan penyelesaian tugas serta pencapaian tujuan. Pada sisi lain, perilaku pemimpin menurut model leadership continuum pada dasarnya ada dua yaitu berorientasi kepada pemimpin dan bawahan. Sedangkan berdasarkan model grafik kepemimpinan, perilaku setiap pemimpin dapat diukur melalui dua dimensi yaitu perhatiannya terhadap hasil/tugas dan terhadap bawahan/hubungan kerja. Kecenderungan perilaku pemimpin pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan dari masalah fungsi dan gaya kepemimpinan (JAF.Stoner, 1978:442-443).


c) Teori Situasional
Keberhasilan seorang pemimpin menurut teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Faktor situasional yang berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan tertentu menurut Sondang P. Siagian (1994:129) adalah :
* Jenis pekerjaan dan kompleksitas tugas;
* Bentuk dan sifat teknologi yang digunakan;
* Persepsi, sikap dan gaya kepemimpinan;
* Norma yang dianut kelompok;
* Rentang kendali;
* Ancaman dari luar organisasi;
* Tingkat stress;
* Iklim yang terdapat dalam organisasi.
Efektivitas kepemimpinan seseorang ditentukan oleh kemampuan “membaca” situasi yang dihadapi dan menyesuaikan gaya kepemimpinannya agar cocok dengan dan mampu memenuhi tuntutan situasi tersebut. Penyesuaian gaya kepemimpinan dimaksud adalah kemampuan menentukan ciri kepemimpinan dan perilaku tertentu karena tuntutan situasi tertentu. Sehubungan dengan hal tersebut berkembanglah model-model kepemimpinan berikut:
a. Model kontinuum Otokratik-Demokratik
Gaya dan perilaku kepemimpinan tertentu selain berhubungan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, juga berkaitan dengan fungsi kepemimpinan tertentu yang harus diselenggarakan. Contoh: dalam hal pengambilan keputusan, pemimpin bergaya otokratik akan mengambil keputusan sendiri, ciri kepemimpinan yang menonjol ketegasan disertai perilaku yang berorientasi pada penyelesaian tugas.Sedangkan pemimpin bergaya demokratik akan mengajak bawahannya untuk berpartisipasi. Ciri kepemimpinan yang menonjol di sini adalah menjadi pendengar yang baik disertai perilaku memberikan perhatian pada kepentingan dan kebutuhan bawahan.


b. Model ” Interaksi Atasan-Bawahan”
Menurut model ini, efektivitas kepemimpinan seseorang tergantung pada interaksi yang terjadi antara pemimpin dan bawahannya dan sejauhmana interaksi tersebut mempengaruhi perilaku pemimpin yang bersangkutan. Seorang akan menjadi pemimpin yang efektif, apabila: * Hubungan atasan dan bawahan dikategorikan baik; * Tugas yang harus dikerjakan bawahan disusun pada tingkat struktur yang tinggi; * Posisi kewenangan pemimpin tergolong kuat.
c. Model Situasional
Model ini menekankan bahwa efektivitas kepemimpinan seseorang tergantung pada pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat untuk menghadapi situasi tertentu dan tingkat kematangan jiwa bawahan. Dimensi kepemimpinan yang digunakan dalam model ini adalah perilaku pemimpin yang berkaitan dengan tugas kepemimpinannya dan hubungan atasan-bawahan. Berdasarkan dimensi tersebut, gaya kepemimpinan yang dapat digunakan adalah * Memberitahukan;
* Menjual;
* Mengajak bawahan berperan serta;
* Melakukan pendelegasian.


d. Model ” Jalan- Tujuan ”
Seorang pemimpin yang efektif menurut model ini adalah pemimpin yang mampu menunjukkan jalan yang dapat ditempuh bawahan. Salah satu mekanisme untuk mewujudkan hal tersebut yaitu kejelasan tugas yang harus dilakukan bawahan dan perhatian pemimpin kepada kepentingan dan kebutuhan bawahannya. Perilaku pemimpin berkaitan dengan hal tersebut harus merupakan faktor motivasional bagi bawahannya.


e. Model “Pimpinan-Peran serta Bawahan” :
Perhatian utama model ini adalah perilaku pemimpin dikaitkan dengan proses pengambilan keputusan. Perilaku pemimpin perlu disesuaikan dengan struktur tugas yang harus diselesaikan oleh bawahannya. Salah satu syarat penting untuk paradigma tersebut adalah adanya serangkaian ketentuan yang harus ditaati oleh bawahan dalam menentukan bentuk dan tingkat peran serta bawahan dalam pengambilan keputusan. Bentuk dan tingkat peran serta bawahan tersebut “didiktekan” oleh situasi yang dihadapi dan masalah yang ingin dipecahkan melalui proses pengambilan keputusan.


Komentar: Saya setuju dengan apa yang saya baca dari blog tersebut, bahwa seseorang dengan jiwa kepeminpinan harus memiliki jiwa kepeminpinan dan harus berani bertanggung jawab.

sumber:
http://diecahyouinyogya.blog.com/2011/06/06/adi/
http://cybermanado.blogspot.com/2012/04/leadership-teori-kepemimpinan.html

Saturday, May 2, 2015

Pengalaman kelompok belajar

Dulu saya pernah tergabung dalam kelompok belajar waktu SMA, dalam kelompok tersebut berisi hampir setengah kelas karena tugasnya adalah membuat sebuah trailer film. Dalam kelompok itu semua anggota ditanya tentang ketersediaan dalam posisi, lalu saya disuruh menjadi pemain karena saya kurang mahir dalam ber akting jadi saya memberi pendapat "bagaimana kalu jadi kameraman saja?", pendapat saya dipertimbangkan lalu akhirnya semua setuju saya jadi kameraman.

Begitulah pengalaman saya, mohon maaf bila kurang seru Wassalamualaikum :)

Monday, April 27, 2015

Faktor yang Mempengaruhi dalam Pengambilan Keputusan

A.      Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan sangat penting dalam manajemen dan merupakan tugas utama dari seorang pemimpin (manajer). Pengambilan keputusan (decision making) diproses oleh pengambilan keputusan (decision maker) yang hasilnya keputusan (decision).
Definisi-definisi  Pengambilan Keputusan Menurut Beberapa Ahli :
1.      G. R. Terry : Pengambilan keputusan dapat didefinisikan sebagai “pemilihan alternatif kelakuan tertentu dari    dua atau lebih alternatif yang ada”.
2.      Drs. H. Malayu S.P Hasibuan: Pengambilan keputusan adalah suatu proses penentuan keputusan yang terbaik dari sejumlah alternatif untuk melakukan aktivitas-aktivitas pada masa yang akan datang.
3.      Harold Koontz dan Cyril O’Donnel: Pengambilan keputusan adalah pemilihan di antara alternatif-alternatif mengenai sesuatu cara bertindak—adalah inti dari perencanaan. Suatu rencana dapat dikatakan tidak ada, jika tidak ada keputusan suatu sumber yang dapat dipercaya, petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif solusi untuk masalah. Secara umum pengambilan keputusan adalah upaya untuk menyelesaikan masalah dengan memilih alternatif solusi yang ada.

B.       Faktor-Faktor yang terkait dengan Pengambilan Keputusan
Untuk menentukan pilihan dari berbagai teori pengambilan keputusan baik itu rasional, inkremental atau pengamatan terpadu dengan beberapa alternatif pilihan yang tersedia. Tentu masing-masing harus mempunyai dasar (nilai-nilai, norma-norma, atau pedoman tertentu) yang digunakan sebagai landasan dalam menentukan pilihan teori yang tepat.
Menurut Terry (1989) dalam blog Komunitas Diamond faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan sebagai berikut:
1.      Hal-hal yang berwujud maupun tidak berwujud, yang emosional maupun rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan;
2.      Setiap keputusan nantinya harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi;
3.      Setiap keputusan janganlah berorientasi pada kepentingan pribadi, perhatikan kepentingan orang lain;
4.      Jarang sekali ada 1 pilihan yang memuaskan;
5.      Pengambilan keputusan merupakan tindakan mental. Dari tindakan mental ini kemudian harus diubah menjadi tindakan fisik;
6.      Pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang  cukup lama;
7.      Diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang baik;
8.      Setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan yang diambil itu betul; dan
9.      Setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan berikutnya.
Kemudian terdapat enam faktor lain yang juga ikut mempengaruhi pengambilan keputusan.
a)        Fisik
Didasarkan pada rasa yang dialami pada tubuh, seperti rasa tidak nyaman, atau kenikmatan. Ada kecenderungan menghindari tingkah laku yang menimbulkan rasa tidak senang, sebaliknya memilih tingkah laku yang memberikan kesenangan.
b)        Emosional
Didasarkan pada perasaan atau sikap. Orang akan bereaksi pada suatu situasi secara subyektif.
c)        Rasional
Didasarkan pada pengetahuan orang-orang mendapatkan informasi, memahami situasi dan berbagai konsekuensinya.
d)       Praktikal
Didasarkan pada keterampilan individual dan kemampuan melaksanakan. Seseorang akan menilai potensi diri dan kepercayaan dirinya melalui kemampuannya dalam bertindak.
e)        Interpersonal
Didasarkan pada pengaruh jaringan sosial yang ada. Hubungan antar satu orang ke orang lainnya dapat mempengaruhi tindakan individual.
f)         Struktural
Didasarkan pada lingkup sosial, ekonomi dan politik. Lingkungan mungkin memberikan hasil yang mendukung atau mengkritik suatu tingkah laku tertentu.

Selanjutnya, John D.Miller dalam Imam Murtono (2009)  menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan adalah: jenis kelamin pria atau wanita, peranan pengambilan keputusan, dan keterbatasan kemampuan. Dalam pengambilan suatu keputusan individu dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu nilai individu, kepribadian, dan kecenderungan dalam pengambilan risiko.
     Pertama, nilai individu pengambil keputusan merupakan keyakinan dasar yang digunakan seseorang jika ia dihadapkan pada permasalahan dan harus mengambil suatu keputusan. Nilai-nilai ini telah tertanam sejak kecil melalui suatu proses belajar dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Dalam banyak keadaan individu bahkan tidak berpikir untuk menyusun atau menilai keburukan dan lebih ditarik oleh kesempatan untuk menang.
     Kedua, kepribadian. Keputusan yang diambil seseorang juga dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti kepribadian. Dua variabel utama kepribadian yang berpengaruh terhadap keputusan yang dibuat, seperti ideologi versus kekuasaan dan emosional versus objektivitas. Beberapa pengambil keputusan memiliki suatu orientasi ideologi tertentu yang berarti keputusan dipengaruhi oleh suatu filosofi atau suatu perangkat prinsip tertentu. Sementara itu pengambil keputusan atau orang lain mendasarkan keputusannya pada suatu yang secara politis akan meningkatkan kekuasaannya secara pribadi.
     Ketiga, kecenderungan terhadap pengambilan risiko. Untuk meningkatkan kecakapan dalam membuat keputusan, perawat harus membedakan situasi ketidakpastian dari situasi risiko, karena keputusan yang berbeda dibutuhkan dalam kedua situasi tersebut. Ketidakpastian adalah kurangnya pengetahuan hasil tindakan, sedangkan risiko adalah kurangnya kendali atas hasil tindakan dan menganggap bahwa si pengambil keputusan memiliki pengetahuan hasil tindakan walaupun ia tidak dapat mengendalikannya. Lebih sulit membuat keputusan di bawah ketidakpastian dibanding di bawah kondisi bahaya. Di bawah ketidakpastian si pengambil keputusan tidak memiliki dasar rasional terhadap pilihan satu strategi atas strategi lainnya.
Selanjutnya Dalam Judul Skripsi  Pengambilan Keputusan yang tepat yang disusun Sumaryanto Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta, dalam pengambilan keputusan ada beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain:

1.         Posisi kedudukan
Dalam kerangka pengambilan keputusan, posisi/kedudukan seseorang dapat dilihat, apakah ia sebagai pembuat keputusan (decision maker), penentu keputusan (decision taker), ataukah staff (staffer). 
2.         Masalah
Masalah atau problem adalah apa yang menjadi penghalang untuk tercapainya tujuan, yang merupakan penyimpangan daripada apa yang diharapkan, direncanakan atau dikehendaki dan harus diselesaikan. Sebenarnya, masalah tidak selalu dapat dikenal dengan segera, ada yang memerlukan analisis, ada pula yang bahkan memerlukan riset tersendiri.
3.         Situasi
Situasi adalah keseluruhan faktor-faktor dalam keadaan, yang berkaitan satu sama lain, dan yang secara bersama-sama memancarkan pengaruh terhadap kita beserta apa yang hendak kita perbuat. Situasi ini ada yang bersifat tetap dan ada juga yang berubah-ubah.
4.        Kondisi
Kondisi adalah keseluruhan dari faktor-faktor yang secara bersama-sama menentukan daya gerak, daya berbuat atau kemampuan kita. Sebagian besar faktor-faktor tersebut merupakan sumber daya.
5.         Tujuan
Tujuan yang hendak dicapai, baik tujuan perorangan, tujuan unit (kesatuan), tujuan organisasi, maupun tujuan usaha, pada umumnya telah tertentu / telah ditentukan. Tujuan yang telah ditentukan dalam pengambilan keputusan merupakan tujuan antara atau obyektif.



C.      Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pilihan Yang Etis
1.        Manajer
Manajer membawa pengaruh berupa kepribadian dan perilaku terhadap pekerjaan. Kebutuhan pribadi, pengaruh keluarga, dan latar belakang agama seluruhnya membentuk sistem nilai seorang manajer. Karakteristik pribadi yang khusus, seperti kekuatan ego, percaya diri, dan rasa kebebasan yang kuat memungkinkan manajer untuk membuat keputusan yang etis.
Satu karakter pribadi yang penting adalah tahap perkembangan moral. Pada tahap pra konvensional, individu memerhatikan penghargaan dan hukuman dari eksternal dan mematuhi otoritas untuk menghindari konsekuensi pribadi yang fatal. Dalam konteks organisasi, tahap ini dapat dihubungkan dengan para manajer yang menggunakan gaya kepemimpinan otoriter atau memaksa, dengan karyawan yang berorientasi pada pencapaian tugas tertentu. Pada tahap kedua, yang disebut sebagai tahap konvensi, orang mulai belajar untuk memenuhi ekspektasi perilaku yang baik seperti yang dimaksudkan oleh para kolega, keluarga, teman, dan masyarakat. Kolaborasi kelompok kerja merupakan cara yang lebih disukai untuk pencapaian tujuan organisasi dan manajer menggunakan gaya kepemimpinan yang mendorong hubungan antar pribadi dan kerja sama. Pada tahap pasca konvensional atau tahap berprinsip, para individu dipandu oleh sekumpulan nilai dan standar internal bahkan akan melanggar aturan atau hukum yang bertentangan dengan prinsip ini.
2.        Organisasi
Dalam organisasi, pengaruh yang penting terhadap perilaku yang etis adalah adanya norma dan nilai tim, departemen, dan organisasi secara keseluruhan. Riset menunjukkan bahwa nilai-nilai ini sangat memengaruhi tindakan dan proses pengambilan keputusan oleh karyawan. Secara khusus, budaya perusahaan memungkinkan karyawan tahu keyakinan dan perilaku seperti apa yang didukung oleh perusahaan dan seperti apa yang tidak dapat ditoleransi oleh perlahan.
Budaya dapat diamati untuk melihat jenis-jenis sinyal etika yang diberikan kepada para karyawan. Standar etika yang tinggi dapat ditegaskan dan dikomunikasikan melalui penghargaan publik atau upacara resmi.
Budaya bukanlah satu-satunya aspek dari organisasi yang memengaruhi etika, namun merupakan suatu kekuatan yang besar karena menentukan nilai-nilai perusahaan. Aspek organisasi yang lain, seperti aturan dan kebijakan yang eksplisit, sistem seleksi, penekanan pada standar hukum dan profesional. Serta proses kepemimpinan dan pengambilan keputusan, juga dapat memengaruhi nilai etika dan proses pengambilan keputusan oleh manajer.



Kesimpulan
Keputusan adalah suatu pemutusan atau pengakhiran dari pada suatu proses pemikiran tentang suatu masalah atau problem, untuk menjawab pertanyaan apa yang harus diperbuat guna mengatasi masalah tersebut pengambilan keputusan yaitu proses memilih suatu alternatif cara bertindak dengan metode yang efisien sesuai situasi jenis keputusan dibagi menjadi tiga macam: keputusan terstruktur, keputusan semi terstruktur, keputusan tak terstruktur keputusan dibedakan menjadi 2 keputusan yang diprogramkan (program decision), keputusan yang tidak diprogramkan (non-programmed decision). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan ada 5 yaitu : /kedudukan, Masalah, Situasi , Kondisi, Tujuan.






DAFTAR PUSTAKA

L. Daft Richard. Manajemen. Jakarta: Salemba Empat. 2008
http://staff.uny.ac.id/dr-sumaryanto-mkes/4-upaya-pengambilan-keputusan-yang-tepat, diakses 23 April 2014
http://anneahira.Blogspot.com/ Pengambilan Keputusan ,diakses  22 April 2014

http://hendriansdiamond.blogspot.com/2012/01/choice-menurut-terry-1989-faktor-faktor.html diakses 23 April 2014