Thursday, November 14, 2013

Perbudakan di Zaman Modern

     Menurut pendapat saya, perbudakan di zaman ini tidak terlalu di sadari langsung terhadap korbannya. Maksud dari di sadari langsung disini adalah, korban perbudakan sekarang lebih senang, padahal mereka tidak sadar telah dibudaki per-ekonomian nya oleh merk-merk terkenal untuk membeli produk mereka. Padahal mereka juga tidak terlalu membutuh kan produk produk itu. Sekarang beralih ke Human Trafficking, jadi manusia itu bisa "dijual" bagi oknum-oknum yang jahat. Biasanya korban dari pernjualan manusia ini dijadikan pembantu, buruh, kegiatan prostitute, dan mungkin dijadikan istri. Jangan kira penjualan manusia hanya terjadi di negara yang berekonomi rendah, di negara yang menjadi kiblat busana juga banyak terjadi penjualan manusia, yaitu Prancis. Hanya saja mungkin penjualan manusia di negara berkembang lebih ditekan beritanya, jadi masyarakat tidak banyak yang mengetahui tentang hal tersebut. Di Indonesia sendiri angka penjualan manusia terbilang tinggi, mungkin karena tingkat ekonomi yang rendah.
     Rasisme adalah salah satu sebab terjadinya perselisihan antara manusia, kalau ditanya setuju atau tidak tentang panggilan rasis, seperti warna kulit, daerah asal, agama, suku, dan lain lain, setuju-setuju aja, toh kalo emang saya orang  batak lalu di panggil batak saya tidak akan marah. Yang membuat perselisihan adalah cara kita bersikap, jadi semua manusia pasti benci dibedakan. Padahal memang semua manusia itu berbeda faktanya. Biasanya orang yang sering membeda-bedakan manusia secara rasis itu orang yang bodoh.

No comments:

Post a Comment